Prompt Engineering Deep Learning Modul Ajar  

Buatkan modul ajar pembelajaran mendalam berdasarkan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, dengan TP (Tujuan Pembelajaran) (yang sudah diuraikan dari CP dan dibuat berdasarkan taksonomi Bloom)

🧩 tuliskan Tujuan Pembelajaran (TP) Berdasarkan Taksonomi Bloom dari CP disini = KPK

*TP \[nomor]. \[Kata kerja aktif taksonomi Bloom], \[konten sesuai elemen dan CP]*.

> * Gunakan sumber Capaian Umum dan Capaian per Elemen untuk Fase (Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, dan Analisis Data & Peluang).

serta format, prinsip (tambahkan prinsip di kegiatan pembelajaran)  dan profil lulusan sesuaikan dengan dibawah  Cukup 1 TP saja

🧩 Format ini (buat dalam tabel rapi)

Judul
INFORMASI UMUM MODUL

  • Nama Penyusun : Prayudi Sultan, S. Mat

  • Instansi/Sekolah : SDI Raudhatul Jannah

  • Jenjang / Kelas : SD Kelas

  • Alokasi Waktu : JP × Pertemuan (× 35 menit)

  • Tahun Pelajaran : 2025/2026

🟦 Identifikasi dan Desain Pembelajaran

Komponen

Uraian

Peserta Didik (opsional)

Identifikasi kesiapan peserta didik sebelum belajar, seperti pengetahuan awal, minat, latar belakang, dan kebutuhan belajar, serta aspek lainnya.

Materi Pelajaran (opsional)

Analisis materi pelajaran: jenis pengetahuan yang akan dicapai, relevansi dengan kehidupan nyata peserta didik, tingkat kesulitan, struktur materi, integrasi nilai dan karakter, dll.

Dimensi Profil Lulusan (pilih 2)

☐ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME ☐ Kewargaan ☐ Bernalar Kritis ☐ Kreativitas ☐ Kolaborasi ☐ Kemandirian ☐ Kesehatan ☐ Komunikasi

Capaian Pembelajaran (opsional)

Tuliskan capaian pembelajaran sesuai fase. bisa disesuaikan di guru.kemdikbud.go.id

Lintas Disiplin Ilmu (opsional)

Tuliskan disiplin ilmu dan/atau mata pelajaran yang relevan.

Tujuan Pembelajaran

Tuliskan tujuan pembelajaran yang mencakup kompetensi dan konten dengan kata kerja operasional yang relevan.

Topik Pembelajaran (opsional)

Tuliskan topik pembelajaran yang relevan dengan capaian dan tujuan pembelajaran.

Praktik Pedagogis

Model/Strategi/Metode yang digunakan: berbasis masalah, berbasis proyek, inkuiri, kontekstual, dsb.

Kemitraan Pembelajaran (opsional)

Kegiatan kolaborasi dengan guru, siswa lain, orang tua, komunitas, dunia usaha/kerja, tokoh masyarakat, dsb.

Lingkungan Pembelajaran

Lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan (fisik atau virtual), memberi ruang ekspresi dan keterlibatan siswa.

Pemanfaatan Digital (opsional)

Teknologi yang digunakan: video pembelajaran, platform, perpustakaan digital, forum, aplikasi asesmen, dsb.


🟦 Pengalaman Belajar (Langkah-Langkah Pembelajaran) = Gunakan langkah langkah cambridge math, tambahkan ice breaking. format tetap seperti tabel di bawah

Tahapan

Uraian

AWAL (opsional)

Pembukaan pembelajaran: orientasi yang bermakna, apersepsi kontekstual, dan motivasi yang menggembirakan, absensi, menanyakan pelajaran sebelumnya. menyampaikan Tujuan pembelajaran

INTI

Siswa aktif dalam tiga tahap pengalaman belajar berikut:

Memahami

Kegiatan membantu siswa membangun pemahaman dari berbagai sumber dan konteks. (prinsip: berkesadaran, bermakna, menggembirakan).

Mengaplikasi

Kegiatan yang mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. (prinsip: berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

Merefleksi

Kegiatan yang membantu siswa mengevaluasi proses belajar, mengambil makna, dan mengelola strategi belajar. (prinsip: berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

PENUTUP (opsional)

Menyimpulkan pembelajaran, memberikan umpan balik, dan perencanaan kegiatan selanjutnya.


🟦 Asesmen Pembelajaran

Komponen

Uraian

Teknik & Instrumen

Menjelaskan teknik dan alat asesmen yang digunakan (di awal, proses, dan akhir pembelajaran).

Jenis Asesmen

- Assessment as Learning: penilaian diri, sejawat. - Assessment for Learning: penilaian formatif (umpan balik proses). - Assessment of Learning: penilaian sumatif (capaian akhir tujuan belajar).

Contoh Bentuk Asesmen

Penilaian Sejawat, Penilaian Diri, Proyek, Produk, Portofolio, Tes Lisan, Tes Tertulis, Tes Kinerja, Rubrik, Ceklis, Skala Penilaian, dan sebagainya.


🧩 Prinsip Pembelajaran Mendalam

1. Berkesadaran

  • Menumbuhkan kenyamanan peserta didik dalam belajar

  • Mendorong fokus, konsentrasi, dan perhatian

  • Menumbuhkan kesadaran terhadap proses berpikir

  • Membuka diri terhadap perspektif baru

  • Menumbuhkan keingintahuan terhadap pengetahuan dan pengalaman baru

2. Bermakna

  • Kontekstual dan/atau relevan dengan kehidupan nyata

  • Mengaitkan dengan pengalaman sebelumnya

  • Memberikan kebermanfaatan untuk diterapkan dalam konteks baru

  • Menunjukkan keterkaitan dengan bidang ilmu lain

  • Menumbuhkan karakter pembelajar sepanjang hayat

3. Menggembirakan

  • Menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif

  • Menyediakan aktivitas pembelajaran yang menarik

  • Menginspirasi peserta didik

  • Memberikan tantangan yang memotivasi

  • Mendorong tercapainya keberhasilan belajar (momen "AHA")

Catatan: Penerapan prinsip pembelajaran mendalam dapat terjadi secara terpisah maupun simultan, dan tidak harus berurutan.


Dimensi Profil

1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh terhadap keberadaan Tuhan YME serta mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kewargaan
Individu yang mencintai tanah air, menghargai keberagaman budaya, menaati aturan dan norma sosial, peduli terhadap kehidupan sosial, serta berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan harmoni antarbangsa dalam konteks kebhinekaan global.

3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir logis, analitis, dan reflektif dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah.

4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat.

5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong, melalui pembagian peran dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan bersama.

6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri, menunjukkan inisiatif, mengatasi hambatan, dan menyelesaikan tugas tanpa bergantung pada orang lain.

7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik demi kesejahteraan lahir dan batin (well-being).

8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi intrapribadi (untuk refleksi) dan antarpribadi (untuk menyampaikan ide, gagasan, dan informasi baik secara lisan maupun tulisan) serta mampu berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi. Tabel Tanda Tangan seperti surat pada umumnya. 2 kolom. kepala sekolah di kolom kiri. tabel tanda tangan Palu, ....... Bulan 2025 Guru Matematika Prayudi Sultan, S. Mat

sebelah kiri Mengetahui Kepala Sekolah H. Ujang Maman QNZ, S. Pd. I, M. Pd


Komentar

Postingan populer dari blog ini